Senin, 30 Desember 2013

Coban Glotak

Minggu, 29 Desember 2013. Pukul 10.
Sudah cukup bosa senpertinya terlalu lama di rumah. Kadang diperlukan hal-hal baru agar liburan yang sangat amat panjang ini tidak flat dan tidak membosankan. Tiba- tiba ayah mengajak aku dan ke dua adikku pergi. Dia tidak memberitahu kami akan membawa kami ke mana.
Sepanjang perjalanan kami semua bertanya tanya. Yang aku tau, tujuannya pastilah wisata alam.

daaaaan.. setelah hampir 1,5 jam di kendaraan, sampailah kami di tempat tujuannya. Coban Glotak. Sudah terlihat dari wajah "pintu masuk"nya bahwa air terjun ini masih masih masih alami. Belum terlalu terjamah orang karena akses masuknya juga masih belum bagus. Dari muka pintu ke lokasi air terjun kami harus berjalan 1 km lebih. Dan jalannya pun naik, turun, dan sempit. Di jalan juga banyak ditemukan garis polisi. Ah iya.. pasti beberapa kali sempat terjadi kecelakaan di sini. yup.. mungkin beberapa selamat, mungkin juga tidakkan. Garis polisis tersebut sepertinya mengingatkan kami untuk berhati-hati. Tidak sembarangan dan tidak terburu-buru

setelah perjalanan yang melelahkan dan korban sandal jepit yang putuh di tengah jalan (okeh.. jalan nyeker setengah perjalanan lebih.nice! padahal baru juga berangkat). Sampailah kita di AIR TERJUN !!!!!! Yeyeyelalalalaaaa \(^o^)/ seneng bangetlah. Tapi untuk kali ini yang aku lakukan ketika pertama kali sampai di tujuan bukannya segera menikmasti keindahan alam, namun berusaha untuk memperbaiki sandal japit yang putus di tengah jalan itu. daripada pulang nyekerkan. Jalannya masuknya ga mulus. Banyak batu dijalanan. Dahan pohon berserakan di mana mana. Belum lagi beberapa jalan yang berlumpur. Jadi mau ga mau sandal ini mesti bisa dipake lagi waktu pulang nanti !

Pemandangannya sungguh indah. Air terjunnya sangat tinggi. Disekitarnya masih berupa hutan rindang. Benar-benar menyenangkan wisata seperti ini. Sekali waktu pergi menjauh dari hirup pikuk perkotaan. Sungai yang mengalir jernih dan dingin. Senang kami bermain-main di sana. Semakin mendekat ke air terjun, cipratan airnya juga semakin terasa. Segar dan dingin menerpa wajah :'D

Tidak lama kita menikmati pemandangan air terjun yang indah karena waktu sudah siang ketika kami tiba di sana. Bahkan lebih lama kami berjalan dibandingkan dengan lama kami bertahan di air terjun tersebut. TIdak rela meninggalkan sebenarnya. Tapi ya apa mau dikata :"

Dan ingat, setelah bermain di tempat wisata, jangan sampai meninggalkan sampah sedikitpun! Kalau perlu bawa pula sampah yang ditinggalkan orang lain. Hal ini dilakukan agar tempat wisata tidak rusak dan terjaga keindahannya. Kami berhasil membawa pulang 1 kresek besar sampah saat pulang. Benar-benar orang-orang ini tidak tau bagaimana cara untuk menjaga alam!

Hup hup.. mungkin ini beberapa foto yang pantas untuk diunggah. Sayang tidak banyak foto yang diambil selama berada di sana. Tapi pengalaman tidak hanya dilihat dari jumlah foto kan ;)

 
foto di deket pintu masuk. perjalanan baru dimulai bro !


 yup yup yup nyampe juga nih di air terjunnya mihihi xD


nih sungai yang ada di deket air terjunnya. Adeeeem

gini nih perjalanan pulangnya ~

tuh yang lagi bawa sampah dari air terjun. yg mau wisata alam jangan buang sampah sembarangan yaa
 cieee yang seneng banget narsis =.=
dedek kecapekan abis jalan jauh :"

daaaan begini nih hasil sampahnya!



Kamis, 19 Desember 2013

kawan lama

ngomongin temen lama itu . ..  banyak kenangan. banyak juga yang aku pelajari dari kamu.
dulu kita temen sekelas lho. ya emang ga deket deket amat sih. tapi sekarang kayak temen jauh aja jadinya.
"hay you! apa kabar? long time no see! i heard that you have a lot of experience. i heard that you travel around the world. cool! i though that your dream come true now :) "

you. never ever ever ever ever give up of something that you want. you always work hard until you can make it. i'm so envy with you you know.

kamu selalu percaya kalo kamu bisa. kamu selalu berusaha. dan kamu selalu meyakini semua itu.
aku baru ketemu orang yang kayak gitu ya kamu. temen sekelas waktu kelas 8 smp.

jadi malu sama diri sendiri yang bisa kayak gitu. kenapa temen mainku aja bisa. kok aku sampe sekarang belum apa apa?
kadang cuman jadi bahan renungan sendiri.

Jumat, 13 Desember 2013

hey it's 13.12.13 !


haloo ! selamat dua tahun untuk kita \^0^/
we are rooccckkk !!
banyak yang terjadi belakangan ini. banyak. banget. tapi tetep kan ini hari kita. mungkin bisa kita singkirkan dulu semua masalah yang ada
aaaaakkk.. baru sadar kalo ga punya banyak foto sama kamu. jadi ga bisa bikin apa-apa huft huft.
tapi tetep..

selamat 2 tahun ya kita~

semoga makin bisa menghargai satu sama lain :D

Selasa, 10 Desember 2013

kamu !

halo kamu yang berkilo kilo jauhnya !
kita sudah hampir 2 tahun lho ~

kapan kita terakhir kali bertemu? hem

Kamis, 05 Desember 2013

father and daughter's day out


Yuhuuuu~ ini pertama kalinya perjalanan lama cuman berdua aja sama ayah.
Canggung sih. Kalo bareng rombongan gitu kan cewek sama cowok kepisah, mau ke toilet juga ga ada temennya jadinya. Tapi tetep so much fun kok xD
Day 1 (30112013)
Nyampe bali jam 2 wita, masih ngantuk ngantuk lah itu. Tidur terus aja di bis pokoknya. Ga ada yang menarik. Agendanya belanja terus hari itu. Dan kebetulan aku ga suka belanja hehe. Sama ayah juga kan, ga hobi belanja juga dia. Jadi yaaa sudah. Yang lain2 belanja, aku sama ayahku asik sendiri keliling2, liat2 siapa tau ada makanan asik haha

Day 2 (01122013)
Ini baru seru. Brangkat dari hotel jam 7an. Abis itu jam 9 naik perahu Quick Silver. Kita mau berenang ditengah laut nih. Mihihihi. Dan karena ga bisa renang, saya cuman bisa duduk di tepian, peganngan. Dalem banget broh itu. Snorkeling juga cuman berani dipinggiran, melipir di deket yang ada pegangannya. Takut tenggelam, takut kebawa arus juga xD
Baguuuus bangeeeeeet bawak airnya. Ga cuman bisa berenang di laut. Di sana kita juga bisa minta diseberangin ke pantai yang pasirnya putih banget. Terus ada juga kapal selam, buat liat ikan di bawah. Lucuuu liat ikan yang gede2 gitu. Terus juga ada banana boat. Dan sebelum naik itu, aku bilang ke abangnya “pak, saya ga bisa renang, jangan dijatuhin yak”. Dan abangnya pengertian banget, jadinya ga ada acara dijatuh2in.
Asik banget lah pokoknya. Mau belajar renang dulu, terus main ke sana lagi :”












29 November - 2 Desember 2013

Selasa, 12 November 2013

the real goodbye!

6.11.2013
hari itu untuk pertama kalinya aku naik bus ke blitar. deg degan. jarang ada angkutan di sana, akan susah jika tersesat di jalan.
sekitar jam 11 aku sampai di rumah sakit. terlihat kondisi eyang yang memang melemah, tapi beliau masih sanggup menyapa dan tersenyum padaku.
yap. hari itu untuk pertama kalinya aku akan menemani eyangku di rumah sakit. waktu itu aku bersama bulikku. keadaan masih baik-baik saja. hingga entah kenapa eyangku tertidur dan tak kunjung terbangun. sempat kaget, namun kami merasa lega ketika kami melihat dada eyangku bergerak naik turun. beliau masih ada. hingga pukul 10 malam, ketika kami selesai makan dan akan bersiap-siap untuk tidur. kami merasa khawatir karena eyang tak kunjung membuka mata dari sore. aku memegang keningnya. panas. panik, aku memanggil perawat dan bulikku terus-menerus membisikkan kalimat Allah. bukannya kami pesimis, tetapi melihat kondisi eyangku pada saat itu, selalu terpikirkan bahwa sesuatu yang buruk pasti akan terjadi.
mulai saat itu, eyangku menggunakan alat bantu pernafasan dan perawat memberikan obat penurun panas untuk menurunkan demamnya.
malam itu, kami berdua melewati malam yang tidak tenang dan terus berdoa agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

7.11.2013
malam telah berganti pagi. alhamdulillan kondisi eyangku sedikit membaik. panasnya mulai menurun dan beliau sidah dapat menggerakkan tangan sedikit dan dapat membuka sedikit kelopak matanya.
hari itu, mulai dipasang alat makan pada nenekku. makanan dimasukkan langsung ke dalam labungan melalui selang yang dimasukkan melewati hidung dan langsung menuju lambungnya. rasanya tidak tega melihat eyangku tergeletak tak berdaya di atas kasur. terpejam, tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun. huft.. diam-diam air mataku turun. berharap ada orang lain yang mau menggantikanku untuk menjaga eyangku dan menemani bulikku menjaga beliau. bukan tidak mau, hanya tidak tega melihat kondisinya yang seperti itu.
demamnya tidak rata hari ini. kepala selalu panas, namun badan dan kakinya seperti tidak sinkron lagi. kadang badan yang panas, kaki yang dingin. terkadang kaki yang panas badan yang dingin.
melihat kondisinya yang seperti itu, semakin tidak tega rasanya. tapi lebih tidak tega lagi jika meninggalkan bulikku sendirian menemani nenekku. terlihat luka yang mendalam dari wajahnya. tangis yang terus dibendungnya. setidaknya aku dapat menghiburnya sedikit di sana, walaupun keberadaanku tidak berarti banyak di situ. aku berharap yang ada di situ adalah anak-anak nenekku yang lain. dari sembilan, kenapa hanya satu yang selalu ada. aku sungguh terheran-heran kemana yang lainnya pergi. termasuk mamaku.
malamnya, panasnya menjadi tinggi lagi. kami panik (lagi). perawat sepertinya sudah tidak berharap terlalu banyak dengan kondisi eyangku. mengingat usianya yang sudah sepuh dan penyakit yang dideritanya.
malam yang panjang kami lalui lagi. rangkaian doa dan alunan al-quran selalu ada.

8.11.2013
tidak terlalu ada kemajuan pada hari itu. dan hari ini aku akan pulang dan akan kembali lagi mungkin pada minggu sore atau senin pagi. aku berniatan untuk pulang pada pagi hari, tetapi aku tidak tega meninggalkan bulikku sendirian di sana. aku menunggu hingga sore, saat itu bulikku yang lain akan datang dan menemani bulikku menjaga eyang.
sudah pukul 3 sore. saat itu aku akan bersiap-siap pulang. ketika tiba-tiba desahan nafas eyangku, yang biasanya terdengar sangat keras, tiba-tiba menghilang. panik, kami segera melihat kondisi eyangku. sekujur tubuhnya panas. nafasnya mulai menghilang. aku segera memanggil perawat. bulikku menuntunkan kalimat syahadat dan terus menerus melantunkan asma Allah di telinga nenekku sambil menangis.
aku tidak tau harus berbuat apa. ah.. aku belum siap untuk menyaksikan hal-hal seperti ini. sungguh takut. aku tak berani melihat apapun. aku hanya duduk di balik tirai dan menangis, menelepon siapapun yang bisa aku hubungi.
hingga pada pukul 15.15 perawat menyatakan bahwa eyangku telah tiada. beliau telah pergi. tangisan kami berdua semakin keras. kami berdua belum cukup dewasa untuk melihat hal itu. kami hanya berdua, kami seumuran. kami takut. dan pada saat itu tidak ada orang dewasa. ya kami hanya berdua.





entah.. saat itu aku terdasar. peribahasa kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah sepertinya memang benar. ibumu sangat menyayangimu dengan sepenuh hati. apa saja akan dikorbankannya demi anaknya. dan begitulah anak. dia tidak akan sanggup untuk membalas seluruh kebaikan ibu.
bahkan ketika kondisi eyangku yang telah kritis itupun, anak-anaknya, selain bulikku, tidak segera datang dengan alasan keduniaan. sedih rasanya melihat kenyataan itu.
aku tidak tahu aku akan bertindak bagaimana kelak, tapi semoga saja tulisan ini akan mengingatkanku nanti, jika kejadian seperti terulang.


selamat tinggal eyang.

Jumat, 01 November 2013

jaga-jaga

pelan-pelan, semuanya dihapus dengan perlahan
pelan-pelan, sudah mulai untuk belajar menyesuaikan
pelan-pelan, entah apa yang akan terjadi nanti, hanya meraba apa yang mungkin terjadi nanti

yup! hanya untuk bejaga-jaga. kita tidak pernah taukan apa yang mungkin terjadi.
jaga-jaga itu perlu! mada dari itu kita membawa payung. untuk menghindari basah ketika hujan turun. agar tidak kepanasan ketika cuaca sedang terik. semuanya hanya untuk berjaga-jaga.
kalo tidak digunakan? semua itu pilihan! tapi berjaga-jaga itu baik bukan?

berusaha untuk mengerti, berusaha tetap sabar. tapi untuk apa pula menyesali apa yang tidak terjadi. bukankah lebih baik jika kita bersikap bijak. bukan meratapi masa lalu, tetapi berusaha memperbaiki agar mendapatkan hari yang lebih indah. betul tidak?

bukan kamu. tapi mungkin aku. tapi yaa.. terlalu banyak kata tapi kan.

kita hanya berjalan dan berharap semuanya akan baik-baik saja.




mungkin.
suatu hari nanti.



atau mungkin tidak.






:)