Lirik yg paling aku suka dari lagu itu ya I'm not a saint, but I'm not a sinner. Aku bukan seseorang yang bener-bener suci, tapi juga bukan orang yang jahat banget. Ya tengah-tengahlah. Manusia itu munak. Kadang baik kadang jahat. Bisa aja di depan baik, tapi nusuk dari belakang. Just like me.
Beberapa orang mungkin menganggap seseorang itu baik. Yup.. tapi kita ga pernah tau apa yang ada di dalam pikiran atau hati orang tersebut. Seseorang berbuat sesuai dengan apa yang ingin diharapkannya dari orang lain. Some like that lah. Semua orang tentu butuh pencitraan. Dan pecitraan itu ya tergantung seperti apa lingkungannya agar dia diterima di lingkungan itu.
Ada suatu saat kita menjadi sangat baik, ya karena kita berada di tengah-tengah orang yang kita anggap baik. Mungkin kita juga kita bisa menjadi sangat pendiam ataupun sangat berisik. Tergantung di mana kita berada. Kadang juga tergantung dengan siapa kita bersama, seberapa nyaman kita dengan lingkungan dan orang tersebut.
Dan di saat nyaman itulah. Kita menjadi kita. Bukan seseorang yang berpura-pura baik, atau berpura-pura nakal. Kita akan menjadi kita ketika kita bersama orang-orang yang memang akan menerima kita apa adanya.
Terlalu banyak kepura-puraan sepertinya. Tapi kalo kita tidak menunjukkan suatu yang baik, mau jadi apa. Semuanya butuh kebaikan. Tapi salah memang jika setelah kebaikan kita melakukan hal yang sangat buruk. Harusnya semuanya itu sewajarnya. Susah memang. Tapi mesti dicoba kan.
Berhentilah berpura-pura akan dirimu
tulisan ini bukan untuk siapa-siapa, bukan untuk menyindir siapapun. tapi untuk saya sendiri. mengkritik apa yang telah saya lakukan.
I'm not a saint, but I'm not a sinner
Tidak ada komentar:
Posting Komentar